https://www.darussalam-tasik.or.id/
Kuliah Umum Babak 2 : Sejarah Pondok Pesantren
Santri kembali berkumpul guna melanjutkan kuliah umum tentang Kepesantrenan. Pada kuliah umum babak 2, Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam menjelaskan tentang sejarah Pondok Pesantren.
Pendidikan tertua di dunia adalah lembaga Pesantren. Cikal bakal dalam penyebaran agama Islam yang mampu menembus dinding kebesaran kerajaan Majapahit yaitu seorang ulama besar berasal dari Asia Tengah bernama Syekh Jumadil Kubro merupakan buyut dari semua wali songo, hal ini dapat dikatakan bahwa Syekh Jumadil Kubro merupakan ulama yang datang pra wali songo. Kedatangan beliau di tanah Jawa dengan tujuan menyiarkan agama Islam dan beliau juga peletak model pendidikan Islam sebagai penyampaian nilai kepada masyarakat Jawa khususnya Majapahit.
Perjalanan Dakwah Syekh Jumadil Kubro berakhir di Trowulan, Mojokerto. Selain itu, islamisasi di Indonesia khususnya daerah Jawa dilakukan oleh Syekh Subakir tepatnya di Jawa bagian tengah. Kemudian Syekh Nurjati/Syekh Datuk Kahfi Syekh Datuk Kahfi/Syekh Muhamad Kahfi/ Syeh Idholfi Mahdi adalah pendahulu Wali Songo di Tanah Caruban, wilayah yang sekarang dikenal dengan nama Cirebon, Jawa Barat. Syekh Datuk Kahfi / Syekh Nurjati adalah tokoh penyebar Islam di wilayah yang sekarang dikenal dengan Cirebon dan leluhur dari raja-raja Sumedang. Selanjutnya penyebaran agama islam hingga pendirian pondok pesantren diteruskan oleh Walisongo.
Kenapa Pesantren ?Karena Pesantren merupakan budaya asli Indonesia, karena adanya integrasi trilogi pendidikan yaitu pendidikan, rumah, pendidikan sekolah dan pendidikan lingkungan.Semua menyimak dengan sangat seksama,mendengarkan,dan mencatat apa yang sekiranya harus dicatat oleh Santri dan Guru-guru sekalian.Bahkan KH. Ahmad Deni Rustandi, M.Ag memberi hadayah (penghargaan) kepada santri ataupun santriwati yang bisa menjawab pertanyaan beliau yang terkait materi yang telah disampaikan. Para santripun menjadi sangat antusias menyimak dan mendengarkan Kuliah Umum Babak 2 hari ini.
#Darussalam tv