Pelatihan penulisan PTK sebagai upaya Peningkatan literasi guru SMP/SMA Terpadu darussalam
Kesibukan rangkaian penilaian tengah semester (PTS) tahun ajaran 2018-2019 di pesantren darussalam Rajapolah Tasikmalaya tak memngurangi semangat dewan guru untuk meningkatkan literasi melalui kegiatan pelatihan penulisan penilaian tindakan kelas (PTK) dan penilaian tindakan sekolah (PTS) baik tingkat SMP Terpadu Darussalam (tingkat Shigor) maupun SMA Terpadu Darussalam (tingkat Kibar). Dalam kegiatan yang dilaksanakan hari selasa- kamis 27-29 nov 2018 serta dimulai pukul 13.00 sd 16.00 dibuka oleh Kepala SMP Terpadu Darussalam Ust. Ashary Ramdhani, ST. M.Pd.I yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru, salah satunya melalui penulisan ptk dan pts. Karena melalui kegiatan tersebut seorang guru jadi lebih mengetahui kualitas pembelajaran, mulai dari persiapan melalui penulisan RPP (I’dad Tadris), Proses pembelajaran (PBM, Metode pembelajaran) dan evaluasi. Singkatnya seorang guru akan lebih mengetahui kekurangan dan kelebihannya dalam proses belajar mengajar.
Sementara pengawas pembina Smp Terpadu Darussalam bapak Aju, M.Pd. selaku pemateri meminta agar kegiatan penulisan PTK dan PTS tidak dijadikan beban bagi seorang guru malahan mestinya dijadikan kebutuhan. Karena hasil positifnya justru akan rasakan bukan hanya oleh guru pribadi melainkan juga oleh rekan sesama guru, peserta didik, lembaga, bahkan oleh negara.
Karena itu tidak salah kiranya jika pemerintah memberikan apresiasi dan penghargaan yang layak bagi guru, terutama bagi guru yang telah mengevaluasai kinerjanya melalui penulisan PTK dan PTS.
Suasana Pelatihan Guru-guru Darussalam
Bapak Aju, M.Pd. selaku pemateri