www.darussalam-tasik.or.id -- PKU UNIDA Gontor Angkatan XVII dan Pondok Pesantren Darussalam Tasikmalaya Menggelar Seminar Pemikiran dan Peradaban Islam (05/11/2023)
Tasikmalaya, 5 November 2023 - Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah Tasikmalaya menyambut kedatangan rombongan PKU UNIDA Gontor Angkatan XVII dalam kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun yaitu Workshop Seminar Pemikiran dan Peradaban Islam.
Program Kaderisasi Ulama (PKU) merupakan program yang diinisiasi oleh Universitas Darussalam Gontor bekerjasama dengan Lazis Assalam Filalamin yang dilaksanakan selama 6 bulan, bertujuan untuk menyiapkan kader-kader ulama dengan fokus pada isu-isu kontemporer, kajian pemikiran dan peradaban Islam yang diharapkan nantinya dapat mengentaskan segala permasalahan maupun tantangan-tantangan Islam khususnya maupun tantangan secara global. Program ini terdiri dari kegiatan akademik yaitu perkuliahan, diskusi, dan di bulan terakhir yaitu mempresentasikan paper atau kegiatan seminar.
Kegiatan Seminar PKU kali ini bekerjasama dengan Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah Tasikmalaya yang dihadiri oleh sejumlah bapak/ibu guru, ustadz/ustadzah dan santri/santriah Akhir KMI Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah Tasikmalaya. Mewakili Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Kepala Sekolah SMA Terpadu Darussalam Ustadz Toni Regal, ME.Sy. menyatakan kesyukuran atas kedatangan PKU UNIDA Gontor dan menyampaikan bahwa pentingnya mengikuti kegiatan seminar ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan terlebih tema-tema yang akan dibahas sangat relevan.
Sementara itu, Ustadz M. Syamsul 'Arifin M.Pd sebagai Dosen Pembimbing PKU UNIDA Gontor menyampaikan terimakasih atas sambutan dan penerimaannya juga menegaskan bahwa ilmu-ilmu yang akan disampaikan sangatlah penting terlebih bagi para santri yang kelak akan menghadapi dunia luar dimana banyak sekali tantangan-tantangan yang akan dihadapi, dan tantangan tersebut diantaranya akan dibahas pada seminar ini, terlebih santri saat ini tidak hanya ditanya masalah-masalah fiqih, tauhid melainkan dituntut lebih untuk menyelesaikan persoala-persoalan sosial.
Dalam seminar tersebut dimoderatori oleh Ustadz Saddan Yasir, S.Pd. dengan tiga narasumber yang mempresentasikan penelitian yang sudah dikaji dan dipersiapkan kurang lebih 6 bulan. Narasumber pertama Ustadzah Siti Us Bandiyah, S.Ag yang mengangkat tema "Problem Intertekstualitas sebagai metode Pengkajian Al Qur'an". Narasumber kedua Ustadazah Anisah Maryam, S.Tr.Ds, dengan tema "Anomali Dakwah Budaya dan Agama: Analisis Adversity Intelegence Da'i Media Sosial". Narasumber terakhir disampaikan oleh Ustadz Jabal Noor, dengan tema "Perlindungan Anak dalam Islam: Problem Identitas Gender terhadap Hak Anak". Usai pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta seminar begitu antusias, terdapat beberapa pertanyaan dari guru maupun santri. Pertanyaan pertama yang diajukan oleh Ustadz Muawwar Mosha Aljieshi, menanyakan terkait hukum perlindungan anak dan Hak Asasi Manusia. Pertanyaan kedua diajukan oleh Rahmawati santri Kelas 6, menanyakan tentang Resiko Dakwah melalui Media Sosial dan hal-hal yang perlu disiapkan. Selanjutnya Zahwa menanyakan terkait Metode Interstektualitas atau sastra modern dalam memahami hadits. Pertanyaan selanjutnya pada termin kedua diajukan oleh Ustadzah Iis Rahayu terkait cara perlindungan anak yang memiliki kelainan seperti kromosom X, pertanyaan berikutnya diajukan oleh Ustadzah Nuraini ustadzah pengabdian pertama terkait ciri atau sifat seseorang yang memiliki kecenderungan LGBT serta cara penanganannya.
Kegiatan seminar dengan diskusi yang sangat menarik antara narasumber dan santri maupun guru Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah Tasikmalaya berjalan dengan lancar. Dilanjutkan dengan epilog yaitu memberikan kesimpulan akhir yang disampaikan oleh Ustadz M Syamsul 'Arifin, M. Pd., sekaligus beliau menyampaikan harapan semoga kegiatan seminar PKU ini meberikan manfaat serta mudah-mudahan alumni Pondok Pesantren Darussalam selesai S1 nanti bisa mengikuti PKU dan menjadi pemateri seminar di Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah Tasikmalaya. (FM)