Supervisi untuk meningkatkan mutu pembelajaran

31/10/2016 | 3.672 kali
Pendidikan

Peningkatan mutu Pondok Pesantren Darussalam dalam bidang akedemik selalu diupayakan secara terencana melalui kegiatan rutin pembahaasan perencanaan peningkatan mutu melalui rapat kamisan oleh Pimpinan Pondok sebagai pengampu kebijakan tertinggi, kemudian dilanjutkan rpat rutin pekanan oleh kepala sekolah dan wakasek dan didukung oleh seluruh civitas akademi pondok pesantren Darussalam maka lahirlah program unggulan yang terjamin. Salah satu program peningkatan mutu akademi adalah kegiatan supervise yang dilakukan rutin setiap semester, baik kepada guru dari mapel menurut kurikulum KEMDIKBUD RI, dan juga supervise kepada guru Pondok dari kurikulum KMI Gontor. Kegiatan Supervisi semester ini dilaksanakan mulai tanggal 29 Oktober 2016-6 November 2016 dengan jumlah guru yang di supervisi 26 Guru. Tujuan utama supervise ini dilakukan adalah untuk menciptakan lingkungan, sekali lagi lingkungan pembelajaran yang kondusif, menyenangkan, sekaligus bersifat motivatif ditandai dengan hidupnya suasana kelas, terjadi interaksi yang sangat interaktif antara guru dengan siswa ,siswa dengan siswa, serta siswa dengan alam pembelajarannya. Bagi Pondok Pesantren Darussalam, administrative itu penting, oleh karena itu supervise ini, 15 Adminitratif pembelajaran guru dipriksa ada tidak adanya sesuai tidak sesuainya.Namun, yang lebih penting lagi, bahkan mnjadi alat ukur kebikan administrative pembelajaran guru, proses pelaksanaan pembelajaran. Untuk itu, Kepala Sekolah SMP/SMA Terpadu Darussalam Mengungkapkan, apabila terjadi lingkungan pembelajaran didalam kelas yang tidak kondusif, maka kami menduga adanya kekurangan dan kelemahan guru dalam administratifnya. Selaain juga, kelemahan dan kekuraangan guru ditinjau dari Kopetensi lainnya. Jadi Prinsip peningkatan mutu dalam supervisi ini : administratif pembelajaran guru penting dalam menciptakan pembelajaran yang kondusif tetapi pembelajaran yang kondusif tidak hanya diperoleh melalui administrative pembelajaran guru.

Proses pembelajaran yang konduktif akan diperoleh melalui supervise ini. Sebab, setelah kegiatan supervise guru yang di suupervisi akan melakukan shring dengan guru senior atau kepsek untuk membenahi pembelajaran yang telah disupervisikan hasil dari sharing dan wawncara tersebut akan dijadikan perencanaa tindak lanjut untuk diterapkan ketika melakukan pembelajaran tatap muka secara terus menerus dikemudian hari.

Besar harapan kami meningkatkan mutu pembelajaran di Pondok Pesantren Darussalam terus meningkat, besar harapan kami kegiatan supervise ini terus dapat mendongkak kualitas pembelajaran guru yang nantinya otomatis meningkatnya kualitas santri SMP/SMA Terpadu Darussalam yang dengan demikian generasi yang di cetak oleh Pondok Pesantren Darussalam dapat bermanfaat sebesar-besrnya bagi islam, masyarakat, nusa dan bangsa.aamiin

Al-Ust Ashary Ramdhani


Share:
Berita & Artikel Lainnya